Nepenthes adalah tanaman unik. Tanaman karnivora ini termasuk tanaman langka ang dilindungi, hal tersebut dikarenakan Nepenthes/ kantong semar semakin langka karena adanya pembukaan hutan dan banyaknya orang yang memburu keberadaannya, tanpa mencoba untuk melestarikannya.
Di Indonesia banyak sebutan diberikan pada tanaman karnivora ini, ada yang menyebut kantong semar, periuk monyet, kantong beruk, ketakung, sorok raja mantra dan masih banyak lagi. Tanaman merambat ini hidup di tanah-tanah lembap yang sedikit nutrisi makanan/ miskin hara. Namun ada juga yang menempel pada tanaman
inang (epifit).
Keindahan tanaman ini dapat dilihat dari Kantongnya yang merupakan ujung daun yang berbentuk kantong dan berfungsi menjadi perangkap serangga atau binatang kecil lainnya.
Perbanyakan tanaman Nepenthes dilakukan melalui stek batang, biji dan memisahkan anakan. Umumnya Nepenthes yang hidup terrestrial di dataran rendah tumbuh di tempat-tempat yang berair atau dekat sumber air pada substrat yang bersifat asam. Nepenthes juga membutuhkan cahaya matahari intensif dengan panjang siang hari antara 10-12 jam setiap hari sepanjang tahun, dengan suhu udara antara 23-31°C dan kelembaban udara antara 50-70%.





29 Maret 2008 pukul 13:49 |
kakak saya pernah mendapatkan kantong semar warna hitam,tapi saat di bawa pulang malah mati. Jadi saya penasaran karna sampai sekarang belun pernah lihat yang berwarna hitam.saya di rumah punya 15 pot dirumah dari 4 jenis yang berbeda,tapi saya tidak tahu namanya.Warnanya ada yang hijau kuntet sebesar jempol tangan,ada hijau panjang,hijau gendut dengan bintik coklat,dan hijau gendut dengan bintik merah marun. Barter yuk!!!!
10 Januari 2009 pukul 17:18 |
Kantong semar memang tanaman yang gampang-gampang susah untuk dibudidayakan. Ia butuh ketelatenan, perhatian dan penjiwaan. Sebab, begitu ia tumbuh, jiwa ini serasa tenang saat memandanginya. Serasa Begawan Semar hadir memberikan wejangan bagi nurani yang mulai koyak menghadapi terpaan tsunami budaya global. Didaerahku, kantong semar tumbuh subur. Bagai permadani yang menutupi panasnya hutan gambut. Ada yang tertarik?
17 April 2009 pukul 03:12 |
iingin mengejakan tugas
20 Oktober 2009 pukul 09:57 |
unik bGt siCh seHaruSx janGan diE buRu dOnK iTukaan taNaMan lANgka kAn nGgak luCu lo taNaMan tu punah karenA di buRu maNusia. aku pSn ja ma yG sRinG MBuRu berbagai tanaman cOba dOnk lEstaRikan tumABuHan.