LIDAH BUAYA vs GULA DARAH

Sudah hampir satu minggu, Imam masjid Purwoyoso Rw. XII Semarang mengeluh selalu haus saat menjadi imam salat. Bahkan sangking hausnya, disamping sajadah selalu tersedia air mineral. Belum lagi setiap malam harus bolak-balik ke kamar madi karena menahan kencing yang terus menerus.

lidahbuaya_fadlol.jpg

Atas saran beberapa jamaah, Bapak Syamsudin yang sudah berusia 70 tahun ini memeriksakan diri ke puskesmas Purwoyoso. Bagi Eyang 6 cucu yang juga mantan Modin ini ngga masalah dengan biaya berobat. karena Beliau adalah anggota Askes pensiunan Pegawai negeri Sipil dari jajaran Pemda. sehingga biaya pemeriksaan ditanggung negara.

Hasilnya….. sungguh mengejutkan. dari hasil Laboratorium Beliau di vonis mengidap penyakit gula darah. Bahkan harus opname karena telah mencapai 600. Oleh anak-anaknya tidak diperkenankan. Setelah diperiksakan pada Rumah Sakit Tugurejo dan konsultasi dengan dr. Prima memang Eyang Syam demikian panggilan Pak Syamsuddin gula darahnya sangat tinggi.

Setelah anaknya berbagi cerita dengan rekan sekantor yang juga pernah mengidap gula darah, maka dicobalah pengobatan tradisional dengan menggunakan batang Lidah buaya yang diambil lendirnya.

Setelah 1 minggu mengkonsumsi lendir Lidah Buaya hasil laboratorium dari Rumah Sakit Tugurejo sungguh menakjubkan. Gula darah Eyang 6 cucu ini turun drastis menjadi 215. Oleh dr. Prima diberi obat dan oleh anaknya diberikan lendir lidah buaya. Setelah 1 bulan, gula darah Bapak Syamsudin kembali normal.

Namun demikian, hal yang wajib diperhatikan adalah pola makan untuk usia tua. karena pola makan juga berpengaruh.

Cara memanfaatkan lidahbuaya yaitu dengan cara :

Ambil batang lidah buaya yang sudah besar dan cuci bersihBelah menjadi 2 bagianAmbil lender di tengah belahan dengan dikerok memakai cendok makanUsahakan hanya lendir yang terambil, (jangan kena seratnya, karena pahit)campurkan dengan air hangat seperempat gelas makanMinur secara rutin pagi dan malam selama 1 minggu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: